Category: Blog

Pegiat Tanaman Hias Asal Jepang, Wajib Tahu! Ini Cara Merawat Bonsai Supaya Tetap Sehat

Pegiat Tanaman Hias Asal Jepang, Wajib Tahu! Ini Cara Merawat Bonsai Supaya Tetap Sehat – Bagi kamu yang masih pemula dan menjadi pegiat tanaman hias asal Jepang ini, maka kamu wajib tahu bagaimana cara merawatnya supaya tetap sehat. Bahkan, nantinya tanaman tersebut akan tampil menawan jika kamu melakukan perawatan bonsai dengan benar.

Tidak sedikit orang yang mulai menggeluti tanaman bonsai asal Jepang ini. Hal ini tidak lain karena tanaman hias tersebut begitu istimewa jika dilihat dari bentuk tubuhnya sendiri yaitu kerdil.

Namun meskipun begitu, tidak sedikit orang yang masih bingung terkait cara perawatan tanaman bonsai ini. Ada banyak sekali pertanyaan yang sering mereka ajukan saat akan memutuskan merawat tanaman hias tersebut. Nah, untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, simak ulasan yang ada di bawah ini mengenai tips merawat tanaman bonsai yang tepat supaya tetap sehat.

1. Perhatikan Waktu Penyiramannya
Salah satu kunci tanaman hias asal Jepang ini bisa selalu sehat tidak lain yaitu terletak pada waktu penyiramannya sendiri. Pada dasarnya, tidak ada patokan khusus mengenai waktu penyiraman tanaman bonsai ini.

Tetapi alangkah lebih baiknya lagi jika kamu menyirami tanaman bonsai ini sebanyak dua kali dalam sehari yaitu pagi dan sore. Namun meskipun begitu, kamu juga harus memperhatikan cara penyiramannya juga sebab jika tidak tepat maka nutrisi yang akan diserap tidak akan maksimal.

Caranya sendiri yaitu pastikan air tersebut menembus ke bagian lubang pot yang ada di bawah. Selain itu, kamu juga tidak boleh menyiram tanaman bonsai ini dengan jumlah air yang terlalu banyak. Tentunya kamu juga harus menggunakan air yang bersih dan jernih supaya tidak mengundang penyakit nantinya.

2. Perhatikan Jenis dan Kapan Waktu yang Tepat Untuk Penggantian Pupuk
Sama seperti jenis tanaman yang lain, bonsai juga membutuhkan pupuk supaya tetap tumbuh subur dan sehat tentunya. Sebagai saran, kamu bisa menggunakan pupuk jenis urea maupun NPK untuk tanaman kerdil asal Jepang tadi.

Selain itu, kamu juga bisa menggunakan alternatif lainnya seperti pupuk organik untuk tanaman bonsaimu. Hal tersebut tidak lain karena pupuk organik tersebut sering direkomendasikan oleh para pegiat tanaman bonsai karena bagus untuk proses perawatannya sendiri.

Tidak hanya itu, kamu juga harus mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti pupuk tanaman bonsai tersebut. Setidaknya, kamu harus mengganti pupuk tanaman bonsai tersebut kurang lebih selama satu bulan sekali.

Tentunya kamu juga harus mengetahui kebutuhan pupuk tanaman bonsai itu sendiri. Pastikan kamu memberikan takaran pupuk yang tepat sesuai dengan ukuran dari pohon bonsai tadi.

3. Pilih Suhu yang Tepat
Tidak hanya kedua langkah di atas saja yang harus kamu perhatikan, melainkan kamu juga harus mengetahui suhu yang pas saat memelihara bonsai. Caranya yaitu pertimbangkan suhu yang ada di sekitarmu.

Jika sedang memasuki musim panas, maka lakukan penyiraman sebanyak dua kali. Namun, jika memasuki musim hujan yang bersuhu dingin maka siram satu kali saja dalam sehari. Sebab, suhu yang terbaik bagi tanaman bonsai ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan sekitar.

Pastikan juga tanaman bonsai milikmu tadi mendapatkan pancaran sinar matahari yang optimal kurang lebih selama 5 jam dalam sehari. Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa tanaman bonsai mu tadi tidak boleh terkena paparan sinar matahari terlalu lama. Hal tersebut tidak lain akan membuat warna daun tanaman bonsai tadi menjadi lebih menguning dibandingkan aslinya. Tentunya kamu tidak mau hal tersebut terjadi pada tanaman bonsaimu sendiri bukan?

Apa Saja Sih Jenis Tanaman Bonsai Asal Jepang yang Laris Manis di Pasaran? Ini Jawabannya!

Apa Saja Sih Jenis Tanaman Bonsai Asal Jepang yang Laris Manis di Pasaran? Ini Jawabannya!Mengoleksi tanaman hias merupakan sebuah hobi tersendiri bagi sebagian besar orang. Menariknya lagi, mereka bahkan rela merogoh kocek yang sangat besar demi memuaskan hobinya. Salah satu jenis tanaman hias yang mempunyai harga fantastis tersebut tidak lain yaitu bonsai.

Tahukah kamu bahwa ternyata tanaman bonsai asal Jepang ini ternyata mempunyai banyak sekali variasi? Dimana nantinya setiap jenis tanaman bonsai tersebut akan menentukan harga jualnya sendiri mulai dari yang paling murah hingga yang mahal sekalipun!

Bagi kamu yang belum mengetahui jenis-jenis tanaman bonsai tersebut, yuk simak ulasan artikel yang ada di bawah ini! Dengan begitu, nantinya kamu akan jauh lebih paham mengenai tanaman hias asal Jepang tersebut.

1. Bonsai Asam Jawa
Jenis tanaman Bonsai Asam Jawa ini kerap diincar oleh konsumen karena mempunyai keunikan tersendiri. Hal ini bisa dilihat pada ukurannya dari bentuk aslinya sendiri. Dimana nantinya ukuran tanaman Bonsai Asam Jawa ini akan menjadi jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan aslinya.

Bahkan, ukuran daun tanaman Bonsai Asam Jawa ini juga menjadi lebih kecil serta warnanya menjadi hijau muda. Selain itu, bentuk batangnya akan terlihat tua dan seperti terbelah.

2. Bonsai Asam Londo
Dalam bahasa Jawa Londo sendiri diartikan sebagai orang yang berwarga negara asing. Sesuai dengan namanya sendiri, ternyata Bonsai Asam Londo ini berasal dari daratan Amerika tropis.
Dimana ciri khusus yang dimiliki oleh Bonsai Asam Londo ini tidak lain yaitu terletak pada bagian batangnya yang besar dan juga kokoh. Bahkan, warna daunnya sendiri juga jauh lebih tua.

Tidak hanya itu, jenis tanaman Bonsai Asam Londo ini bisa dibilang langka keberadaannya. Hal tersebut tidak lain disebabkan karena proses pengerdilannya sendiri membutuhkan waktu yang cukup lama. Di sisi lain, pohon bonsai ini didatangkan langsung dari daratan Amerika tropis.

3. Bonsai Beringin Kimeng
Berbanding terbalik dengan Bonsai Asam Londo yang sulit ditemukan keberadaannya. Pohon bonsai yang satu ini justru malah kerap ditemukan di wilayah Indonesia. Baik dari daerah Sabang sampai Merauke, Bonsai Beringin Kimeng ini bisa ditemukan dengan mudah!

Tidak hanya itu saja, karena saking gampangnya ditemukan maka jangan salah jika Bonsai Beringin Kimeng ini masuk ke dalam salah satu lambang Pancasila. Tentunya ada makna filosofis tersendiri yang dimiliki oleh pohon Bonsai Beringin Kimeng tersebut.

Makna filosofis tersebut tidak lain yaitu pohon Bonsai Beringin Kimeng ini dijadikan sebagai lambang kekuatan. Mengingat bentuk pohon beringin asli ini begitu kokoh dan juga rindang. Tentunya tanaman Bonsai Beringin Kimeng ini sangat unik karena yang tadinya bentuk asli pohonnya besar, kokoh, dan rindang menjadi kerdil.

Namun meskipun begitu, hal itulah yang membuat tanaman Bonsai Beringin Kimeng tersebut menjadi istimewa dan nampak indah. Bahkan, dari kejauhan sendiri tanaman Bonsai Beringin Kimeng ini akan terhindar dari kesan seram.

4. Bonsai Cemara Udang
Terakhir, jenis bonsai yang mempunyai pangsa bagus di pasaran dan banyak diburu konsumen tidak lain yaitu Bonsai Cemara Udang. Sebab, ternyata bonsai ini tidak gampang terserang hama, penyakit, hingga kekeringan lho!

Maka dari itu tidak heran jika usia pohon Bonsai Cemara Udang ini sangat lama. Dengan begitu, dapat dikatakan juga bahwa semakin lama usia pohon bonsai ini maka tentunya harga jualnya sendiri juga akan semakin meningkat pastinya. Jadi, apakah kamu tertarik untuk memiliki Bonsai Cemara Udang ini?

8 Jenis Bonsai dari Jepang yang Cocok Dijadikan Tanaman Hias di Pekarangan

8 Jenis Bonsai dari Jepang yang Cocok Dijadikan Tanaman Hias di Pekarangan – Tanaman hias saat ini banyak digandrungi untuk mempercantik teras hingga dekorasi rumah. Tanaman hias yang cantik dapat memberikan kesenangan bagi orang yang memandangnya. Rumah yang banyak tanaman hias juga memberikan ketenangan kepada pemiliknya.

Salah satu tanaman hias yang populer adalah bonsai. Tanaman bonsai dari Jepang ada berbagai jenis dengan bentuk yang seperti pohon besar lainnya namun versi kecil. Jika tertarik menanam tanaman unik ini, berikut akan diberikan referensi jenis bonsai yang perlu diketahui.

Prinsip Tanaman Bonsai

Pada intinya, prinsip tanaman bonsai ini adalah jenis pohon yang dikerdilkan. Kemudian, tanaman tersebut ditanam dalam pot atau nampan kecil. Selanjutnya, dibentuk sedemikian rupa dengan cara memotong akar, ranting, hingga batang menggunakan gunting khusus.
Style dan gaya dari bonsai inilah yang akan mencerminkan ekspresi emosional dari pembuatnya.

Jenis Bonsai dari Jepang

Berikut adalah jenis bonsai dari Jepang yang cocok untuk mempercantik halaman rumah atau pekaranganmu.

1. Bonsai Beringin
Bonsai ini paling banyak digemari oleh para pecinta bonsai karena menyerupai beringin asli. Daunnya yang lebat dan batangnya yang lebar menjadikan tanaman ini terlihat sangat estetik.

Ditambah dengan potnya yang mini akan menambah keindahan bentuk dari bonsai beringin ini terlihat lebih jelas. Para kolektor bonsai pasti tidak akan melewatkan bonsai jenis ini.

2. Bonsai Cemara
Sesuai dengan namanya, bonsai satu ini sangat mirip dengan pohon cemara. Bonsai ini dicirikan dengan daunnya yang runcing dan memanjang, berwarna hijau keabu-abuan.
Berbeda dengan bonsai beringin, pohon cemara memiliki batang yang beralur dan kurus-kurus. Dengan menanam bonsai ini di pekarangan rumah, Anda bisa mendapatkan nuansa sejuk karena cemara biasa ada di pegunungan atau dataran tinggi.

3. Bonsai Sakura
Melihat pohon sakura dengan warna yang indah bukanlah sesuatu yang sulit. Bonsai sakura dari Jepang ini bisa mewujudkannya.

Tanaman ini dengan mudah akan menjadi perhatian jika meletakkannya di pekarangan. Warnanya yang putih dan pink akan memanjakan mata.

4. Bonsai Bougenville
Siapa yang tidak mengenal Bougenville? Bunganya yang berwarna-warni ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta bunga. Perawatan dari Bougenville juga terbilang mudah sehingga banyak yang menjadikan bonsai jenis ini pilihan tepat untuk mempercantik ruangan dan teras.

Bentuk bunganya setipis kertas namun lebar dan menggerombol. Ada berbagai pilihan warna dari bonsai ini mulai dari putih, ungu, kuning, dan pink.

5. Bonsai Delima
Tidak hanya bunga-bungaan yang bisa dijadikan bonsai, tetapi juga buah-buahan bisa dirias menjadi tanaman bonsai yang cantik. Salah satunya adalah bonsai delima ini.Seperti yang diketahui, buah delima memiliki bentuk yang unik

Selain mempercantik ruangan, bonsai jenis ini bisa dipanen buahnya sehingga dapat dimanfaatkan hasilnya. Jenis delima ada yang putih, merah, hingga ungu. Cara membuat bonsai delima ini tergolong mudah bagi pemula.

Anda tinggal membeli tanaman delima lalu, gunakan kreativitas untuk membentuk tanaman tersebut menjadi lebih artistik. Potong ranting dan batangnya agar terbentuk lekukan batang yang cantik. Jangan lupa untuk melakukan pruning akar dengan membersihkan akar yang jelek dan sisakan akar yang berada di bawahnya.

6. Bonsai Anggur
Selain delima, tanaman anggur juga bisa dijadikan bonsai. Jika sudah berbuah, bisa dipanen dan merasakan kelezatan buahnya yang manis dengan sedikit asam.

Cara menanam bonsai anggur ini memerlukan keterampilan ekstra. Namun, bisa dipelajari dengan cara berikut:

* Menentukan jenis anggur baik dari segi warna dan tanaman anggur yang cocok tumbuh di kondisi iklim rumah Anda.
* Pilih bibit anggur yang unggul agar bonsai yang terbentuk kokoh dan bagus.
* Siapkan pot dan media tanam.
* Tambahkan ajir atau tiang penopang agar tanaman dapat berdiri tegak. Ini dilakukan karena anggur adalah tanaman merambat.
* Melakukan pemangkasan secara rutin. Pemangkasan ini bertujuan agar merangsang tumbuhnya buah lebih cepat.
* Lakukan perawatan bonsai anggur dengan menyiram dan memberinya pupuk.

7. Bonsai Azalea
Selanjutnya ada bonsai Azalea yang merupakan tanaman khas Jepang. Bonsai ini memiliki bunga yang cantik dengan warna pink. Daunya berwarna hijau gelap dan kecil-kecil. Gradasi warna antara daun dan bunga ini menjadikannya memiliki keunikan tersendiri.
Meskipun indah, proses perawatannya memang sedikit rumit. Anda perlu menjaga kelembaban media tanam agar tanaman bonsai ini tumbuh.

Bonsai Azalea cocok ditempatkan untuk mendekorasi rumah. Tempatkan bonsai Azalea di pekarangan atau tempat kerja dengan memadupadankannya dengan warna tembok yang sesuai agar terlihat indah.

8. Bonsai Anting Putri
Bonsai ini adalah tanaman yang dapat ditemui di Sumatra yang banyak menjadi incaran kolektor bonsai luar negeri hingga Jepang. Nama lain dari tanaman Anting Putri adalah Melati Air, Melati Anting, dan Anput.

Sedangkan di luar negeri sering dikenal dengan nama Water Jasmine. Bonsai ini memiliki bunga yang berwarna putih seperti Melati, tetapi bentuknya berbeda. Sesuai dengan namanya, bunga ini memiliki bentuk seperti anting wanita yang menjuntai.

Daunnya berbentuk bulat lonjong dengan ruas daun yang tersusun berlawanan. Sedangkan batangnya berwarna coklat dan terlihat kokoh. Bonsai ini sering menjadi favorit karena tanamannya yang dapat berbunga sepanjang tahun sehingga mudah dijadikan bonsai.

Bonsaikakigori – Berbagai jenis bonsai di atas memiliki keunikannya sendiri sehingga menghasilkan nilai estetika dan kreativitas bagi yang membuatnya. Berbagai bonsai dari Jepang ada yang merupakan tanaman berkayu berbunga dan ada yang berbuah. Jadi, manakah bonsai yang Anda pilih?